Pengetahuantentang Perusahaan. Ini juga salah satu pertanyaan paling awam di interview kerja. Jangan sampai lengah dan datang tanpa persiapan, selalu cari tahu dan lakukan riset terhadap perusahaan yang kamu lamar. Apakah itu tentang sejarah dasar berdirinya, berita terakhir tentangnya, visi misi perusahaan itu, orang-orang berpengaruh di Mengaturdan mengevaluasi barang persediaan. c. Mengatur dan mengevaluasi standar kebersihan, kesehatan, dan keselamatan kerja karyawan. d. Mengatur anggaran 2. Pembuat tahu Jawaban : tahu goreng petis Pertanyaan : bagaimana kualiatas prodouk yang anda tawarkan? Jawaban : saya menggunakan bahan baku yang baik dan bagus Pertanyaan Berikut ini adalah ringkasan data mengenai transaksi pembelian barang dagang yang dilakukan oleh pt. lara bersaudara sepanjang tahun 2019 : tanggal keterangan kwantitas (unit) harga perolehan per unit total harga perolehan 1 jan persediaan awal 200 rp 90.000 rp 18.000.000 5 mar pembelian 300 rp 100.000 rp 30.000.000 18 agust pembelian 400 rp 110.000 rp 44.000.000 26 des pembelian SoalDan Jawaban Auditing 1 - Soal Dan Jawaban Soal Auditing 23 c 33 d 43 b 4 e 14 d 24 b 34 d 44 a 5 a 15 b 25 e 35 d 45 b 1 pt karya maju 31 desember 2014 memberikan informasi mengenai persediaan sebagai berikut. soal dan jawaban desain multimedia. Pertanyaan pemeriksaan tentang perkiraan laba rugi berkaitan dengan beban pokok Pertanyaannyabisa umum, menguji wawasan, filosofis, sampai yang unik dan nggak disangka. Sebagai gambaran, Youthmanual menyusun 22 pertanyaan wawancara beasiswa untuk kamu beserta maksud dibalik pertanyaan tersebut. Sebelum wawancara beneran, pastikan kamu bisa menjawab pertanyaan berikut ini. 1. Apa yang kamu ketahui mengenai beasiswa ini? Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. Soal Dan Jawaban Manajemen Persediaan – 2 PENDAHULUAN Persediaan merupakan salah satu aset yang paling mahal dalam suatu perusahaan > 25% dari total modal perusahaan dinyatakan sebagai persediaan Manajemen persediaan yang baik dapat menekan biaya. Biaya persediaan Biaya penyimpanan/pengawetan/pengurusan persediaan Contoh biaya sewa gudang, pemeliharaan gudang, listrik gudang, asuransi, biaya peralatan pemeliharaan. Biaya Pemesanan dikeluarkan selama proses pemesanan. Misalnya, biaya manajemen pesanan, biaya pemrosesan pesanan, biaya penanganan, dll. Biaya yang dikeluarkan untuk menyiapkan mesin atau proses produksi. Misalnya biaya pembersihan dan pemasangan mesin, perawatan/pemasangan mesin, dll. Bahan Baku habis Biaya yang dikeluarkan jika terjadi kehabisan bahan. Misalnya, biaya penjualan yang hilang, biaya pelanggan yang hilang, selisih harga pembelian antara pemasok, pengecer, dll. Persediaan termasuk …. Soal Dan Jawaban Manajemen Keuangan 1 Barang yang dibeli untuk disimpan untuk dijual kembali barang jadi, barang jadi dalam proses, dan barang jadi yang merupakan bahan baku produksi, bahan penolong dan bahan habis pakai dari proses produksi selesai persediaan perlengkapan kantor. Persediaan diklasifikasikan menurut jenis usaha. Secara umum perusahaan dapat digolongkan menjadi tiga kategori, yaitu perusahaan jasa, perusahaan dagang, perusahaan manufaktur, sehingga jenis persediaan pada ketiga perusahaan tersebut berbeda. Jenis-jenis persediaan berdasarkan fungsinya Rangkuti, 2004 Jumlah persediaan/banyaknya persediaan Persediaan diadakan karena kita membeli atau memproduksi barang dalam jumlah yang lebih besar dari yang dibutuhkan saat itu. Keuntungan Mengurangi harga pembelian Produksi yang efisien Menghemat biaya pengiriman Jenis Inventory Variation Inventory diimplementasikan untuk menghadapi fluktuasi permintaan pelanggan yang tidak terduga. , penjualan, atau permintaan. Contoh Soal Manajemen Keuangan Internasional Dan Jawabannya Jenis persediaan berdasarkan jenis dan lokasi barang Dyckman, 2000 Persediaan barang dagangan Persediaan manufaktur Persediaan lain-lain Persediaan Barang dalam stok yang dibeli oleh pengecer atau perusahaan perdagangan seperti importir atau eksportir untuk dijual kembali. Biasanya tidak diubah secara fisik oleh perusahaan pembeli. Dalam beberapa kasus hal ini dapat terjadi, beberapa suku cadang dibeli kemudian dirakit menjadi barang jadi. Misalnya, pemilik toko sepeda membeli rangka, roda, persneling, dll. kemudian merakit menjadi sebuah sepeda. Persediaan Manufaktur Mencakup Persediaan bahan mentah Barang berwujud yang dibeli atau diperoleh dengan cara lain misalnya, dengan pertambangan dan dimiliki untuk penggunaan langsung dalam produksi barang untuk dijual kembali. Bagian atau suku cadang yang diproduksi sebelum digunakan terkadang diklasifikasikan sebagai inventaris komponen bagian di Gudang Proses Manufaktur. Item inventaris barang dalam proses yang membutuhkan pemrosesan lebih lanjut sebelum penyelesaian dan penjualan. Termasuk bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead manufaktur yang diamortisasi yang terjadi hingga saat itu. Stok barang lengkap Contoh Soal Manajemen Operasional Persediaan Barang Jadi Barang-barang pabrik diselesaikan dan disimpan untuk dijual. Biaya persediaan barang jadi termasuk bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead manufaktur yang dialokasikan sehubungan dengan Inventaris Produksi Barang Peralatan Manufaktur seperti pelumas untuk mesin deterjen dan item yang tidak penting untuk produk jadi. Item inventaris lainnya seperti perlengkapan kantor, pembersihan dan pengiriman. Jenis persediaan ini biasanya langsung digunakan dan pada saat dibeli biasanya diakui sebagai harga pokok penjualan dan beban umum. Ini adalah salah satu teknik kontrol tertua dan paling terkenal. Relatif mudah digunakan, tetapi berdasarkan beberapa asumsi yang dibuat sebelumnya Ini adalah teknik kuantitas pesanan ekonomis yang diterapkan pada pesanan produksi. Model ini berguna ketika persediaan terus bertambah dari waktu ke waktu dan ketika asumsi kuantitas pesanan ekonomi tradisional diterapkan. Model ini diperoleh dengan menentukan bahwa biaya pemesanan sama dengan biaya penyimpanan dan ukuran pemesanan yang optimal. Contoh Soal Manajemen Persediaan Quantity Discount, yaitu diskon untuk pembelian dalam jumlah banyak. Biasanya, jika pelanggan membeli banyak, mereka akan mendapatkan potongan harga. Dalam hal ini, manajemen harus memutuskan kapan dan berapa banyak pesanan akan dipotong. Kuantitas tatanan ekonomi pertama kali dikembangkan pada tahun 1915 oleh F. W. Haris dengan mengembangkan rumus kuantitas tatanan ekonomi. Ini adalah salah satu model perencanaan produksi klasik tertua. Kerangka yang digunakan untuk menentukan kuantitas pesanan disebut Model Wilson EOQ atau Formula Wilson. EOQ merupakan metode yang digunakan untuk mengoptimalkan pembelian bahan baku yang dapat menekan biaya persediaan sehingga persediaan bahan baku dapat berjalan dengan efisien di dalam perusahaan. Tujuan dari model EOQ adalah untuk meminimalkan total biaya persediaan. Dengan menggunakan metode EOQ dapat membantu perusahaan dalam menentukan jumlah unit yang akan dipesan untuk mencapai biaya pemesanan dan persediaan yang minimum. Rumus EOQ yang dapat digunakan adalah EOQ = 2 𝐻 Dimana D Kebutuhan tahunan S Biaya pemesanan per pesanan H Biaya persediaan per unit tahunan Apa Saja Perbedaan Manajemen Persediaan Dan Manajemen Gudang? Interval pemesanan optimal adalah T* = Jumlah pemesanan optimal per tahun N = 𝐸𝑂𝑄 Asumsi Model EOQ Ketika mendefinisikan model EOQ, ada beberapa asumsi, antara lain Jumlah bahan baku yang dibutuhkan dapat ditentukan terlebih dahulu dengan pasti untuk penggunaan tertentu. Situasi penggunaan bahan baku relatif stabil dalam jangka waktu tertentu. Harga bahan baku tetap tidak berubah untuk jangka waktu tertentu. Lead Time waktu tunggu dari pemesanan hingga pengiriman telah diperbaiki. Tidak ada stockout kehabisan bahan. Asumsi ini memudahkan perhitungan jadwal pemesanan material. CONTOH MODEL INVENTORY EOQ Sebuah restoran pizza membutuhkan salah satu bahan utama yaitu keju. Untuk memenuhi kebijakan pemesanan, restoran telah menetapkan biaya yang meliputi harga keju/kg biaya penyimpanan/kg/tahun harga pembelian, biaya pemesanan Rp. dalam satu urutan, waktu pengiriman adalah 4 hari. Diperkirakan permintaan keju di masa mendatang adalah kg/minggu 1 tahun = 52 minggu / 1 tahun = 365 hari. Contoh Berapakah total biaya yang diperlukan untuk memelihara persediaan keju selama 1 tahun? jawaban diketahui C biaya = I biaya gudang = 25% S penyiapan = L waktu pengiriman = 4 D permintaan tahunan = x 52 Tugas Manajemen Persediaan Jawaban Total biaya tahunan = biaya pembelian + biaya variabel Biaya variabel = biaya pesanan + biaya penyimpanan Biaya pesanan = jumlah pesanan x biaya pesanan per pesanan Jumlah pesanan = jumlah pesanan per tahun kebutuhan minimum Kebutuhan minimum = kebutuhan harian x waktu penyimpanan biaya = rata-rata – rata-rata persediaan x biaya persediaan/kg/tahun x harga/kg rata-rata persediaan = persyaratan minimum 2 Jawab Menurut aturan ini, langkah perhitungannya adalah Hitung pesanan harian d Hitung kebutuhan minimum Q = d x L Hitung persediaan rata-rata 𝑄 2 Hitung biaya persediaan 𝑄 2 x I x C Hitung waktu pemesanan N = D Q Hitung biaya pemesanan D Q x S Hitung biaya persediaan D x C Hitung biaya variabel 2 x I x C + D Q x S Hitung total biaya D x C + 𝑄 2 x I x C + D Q x S Jawab Pemesanan per hari = d = kg x d = 228 kg/hari Minimum requirement = Pemesanan per hari x waktu pengiriman Q = 228 kg x 4 hari Jawab Persediaan rata-rata 𝑄 2 = 𝑘𝑔 2 = 456 kg Biaya persediaan = persediaan rata-rata x biaya persediaan/kg/tahun x harga/kg = kg x 25% x Rp = Rp ,- Resume Pertanyaan Dan Jawaban Kelompok 4 Akuntansi Persediaan Jawab Jumlah pemesanan = D Q = jumlah minimum pemesanan yang dibutuhkan per tahun = = 91,23 pemesanan Biaya = jumlah pemesanan x pemesanan / biaya pemesanan = D Q x S = 91,23 x IDR = IDR Jawab Biaya pembelian = permintaan/tahun x harga/kg = D x C = x IDR = IDR Biaya variabel total = biaya pemesanan + biaya penyimpanan = IDR IDR = IDR Jawab Total biaya = biaya pembelian + biaya variabel = Rp Rp = Rp Jadi total biaya yang diperlukan untuk mengadakan persediaan selama 1 tahun adalah Rp. Perhitungan cepat Total biaya = D x C + 𝑄 2 x I x C + D Q x S D = x 52 = d = / 365 = 228 Q = x 4 = 912 TAC = x + 912/2 x 25% x + x = = Soal Jawab Penilaian Persediaan Basis Cost Jika total biaya dihitung dengan menggunakan metode EOQ, berapa total biaya yang diperlukan untuk menyimpan persediaan selama 1 tahun? Pada metode EOQ, kebutuhan minimum Q dihitung dengan menggunakan Q* = EOQ, sehingga langkah perhitungannya adalah Menghitung EOQ; 𝐻 Hitung biaya pesan; D EOQ x S Menghitung biaya penyimpanan; 𝐸𝑂𝑄 2 x I x C Menghitung biaya variabel; D EOQ x S + 𝐸𝑂𝑄 2 x I x C Hitung total biaya; D x C + D EOQ x S + 2 x I x C Jika perusahaan menggunakan kebijakan EOQ Hitung EOQ Q* = kebutuhan minimum EOQ = 𝐻 EOQ = x 25% x EOQ = = .24 Biaya pemesanan = kuantitas pesanan x biaya pemesanan / pesanan = D EOQ x S = , x IDR = IDR Biaya persediaan = persediaan rata-rata x biaya persediaan / kg / tahun x harga / kg = EOQ x H = , x = IDR Biaya variabel; = biaya pesan Solution Mandatory Assignment Of Introduction Of Accounting Tugas Pengantar Akuntansi Persediaan Contoh Soal Dan Jawaban Manajemen Persediaan – Persediaan merupakan bagian dari modal kerja yang diinvestasikan dalam bentuk bahan mentah, produk setengah jadi atau produk jadi, tergantung pada jenis industrinya. Persediaan adalah komponen modal kerja yang terus berputar dan terus berubah Persediaan merupakan komponen utama modal kerja 1. Jumlah persediaan paling besar dibandingkan dengan modal kerja lainnya 2. Aset dalam perputaran yang terus berubah 3. Tingkat likuiditas paling rendah Perusahaan bisnis  Persediaan barang Perusahaan industri  Persediaan bahan baku  Persediaan barang dalam proses  Persediaan barang jadi Contoh Soal Dan Jawaban Rekonsiliasi Fis Isi transaksi, MAS??Inventory management Ini tentang mengatur tingkat persediaan yang sesuai, tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. perputaran yang rendah secara langsung mempengaruhi ukuran persediaan. Dana diinvestasikan dalam persediaan dan keuntungan. Semakin tinggi perputaran, semakin pendek tingkat dana yang dimasukkan ke dalam persediaan dan semakin sedikit uang yang diinvestasikan di perusahaan. – Transaksi, MAS??Manajemen persediaan Terlalu banyak persediaan menyebabkan tingginya biaya penyimpanan Biaya bunga tinggi  Biaya bunga jika investasi dibiayai oleh modal asing  Biaya bunga jika investasi dibiayai oleh modal ekuitas  Biaya peluang Meminimalkan keuntungan perusahaan 7 Transaksi, MAS Manajemen persediaan Terlalu sedikit persediaan mengganggu proses produksi  Konsekuensi Perusahaan tidak dapat beroperasi dengan kapasitas penuh. Dengan kata lain, aset modal dan tenaga kerja langsung tidak berjalan dengan baik. Hasilnya adalah penurunan penjualan Kegagalan untuk memenuhi permintaan konsumen Kehilangan pangsa pasar Penurunan laba Penjualan Semakin tinggi penjualan, semakin besar investasi dalam persediaan. Sifat teknis dan produksi Dibuat berdasarkan pesanan  Inventaris variabel dan seri besar Produksi massal  Kemampuan menempatkan inventaris Lamanya proses produksi Proses panjang  GDP tinggi Ketahanan bahan baku dan produk akhir Barang tahan lama  Inventaris relatif tinggi Produk jangka pendek antara  Produk musiman dengan persediaan yang relatif rendah  Stok musiman dalam jumlah besar Pembelian/pengiriman lama Contoh Soal Latihan Eoq, Soc. Ecc Dan Rop Perputaran Persediaan Produk Penjualan Bersih Perputaran Persediaan = = … kali Persediaan Rata-Rata atau Harga Pokok Penjualan = = … kali Persediaan Awal + Jumlah Akhir Persediaan Rata-Rata = 2 Pembelian tahunan Rp .00 Stok barang pada akhir tahun Rp .00 Hitung perputaran stok dan rata-rata jumlah hari penyimpanan barang 12 Jawaban Harga pokok penjualan Rp .00 Rata-rata pencetakan BD = 2 = .00 360 JUTA Perputaran persediaan = = 12 kali 30 JUTA Rata-rata jumlah hari penyimpanan barang 365 hari = = 30 hari 12 Untuk menilai tingkat efisiensi, ini rasio dapat dibandingkan dengan anggaran, rasio tahun lalu, rasio industri Pertimbangan Pengelolaan Persediaan Biaya Pemesanan Biaya Pengiriman Biaya Penyimpanan di Gudang Lama Proses Pembelian Hingga Penerimaan Harga Barang Docx Contoh Soal Uas Pajak 1 Berapa kebutuhan bahan baku Kuantitas bahan baku > kebutuhan bahan baku  Jika biaya tabungan dan bunga tinggi. Jika jumlah bahan baku terlalu sedikit akan mengganggu proses produksi. Pembelian yang jarang mengurangi biaya pembelian Tidak perlu khawatir kekurangan bahan baku Persediaan yang cukup tersedia, sehingga proses produksi berjalan dengan lancar Kekurangan Biaya penyimpanan yang tinggi Dana perusahaan sudah dibeli untuk bahan baku, mereka harus menanggung biaya peluang Metode yang digunakan untuk menentukan kuantitas pembelian ekonomis bahan baku. Atau EOQ adalah jumlah total barang yang tersedia dengan biaya minimum/harga pembelian optimal. Dasar pengambilan keputusan Saldo biaya pemesanan dan biaya penyimpanan Jika harga pemesanan = biaya pengiriman, jumlah pemesanan yang ekonomis akan tercipta. Biaya pengadaan = ongkos kirim 1. Biaya proses penyiapan Persiapan yang diperlukan untuk pemesanan Menentukan jumlah pesanan 2. Biaya pengiriman pesanan 3. Biaya penerimaan barang 4. Biaya proses pembayaran Termasuk dalam biaya transportasi penyimpanan Biaya sewa biaya pemeliharaan gudang premi asuransi modal Contoh Laporan Keuangan Umkm Sesuai Sak Emkm Harga beli tetap per unit Bahan baku tersedia di pasar kapan saja dibutuhkan Permintaan bahan baku ini relatif stabil sepanjang tahun 21 Perhitungan EOQ R = Jumlah unit yang dibutuhkan untuk satu periode satu tahun S = Harga pesanan per pesanan. P = harga pembelian per unit yang dibayar. l = biaya penyimpanan dan pemeliharaan biasanya dinyatakan sebagai persentase rata-rata nilai rupiah biaya gudang 22 Contoh Soal Biaya penyimpanan dan pemeliharaan gudang mewakili 40% dari nilai stok. Biaya pemesanan Rp. 15 juta per pesanan. Jumlah material yang dibutuhkan selama satu tahun adalah 1200 unit dengan harga Rp. EOQ = ……..?Bronjo terus???? 23 Contoh Soal Biaya penyimpanan dan pemeliharaan gudang mewakili 40% dari nilai stok. Biaya pemesanan Rp. 15 juta per pesanan. Jumlah material yang dibutuhkan selama satu tahun adalah 1200 unit dengan harga Rp. Artinya membeli 300 unit material sekaligus merupakan cara pembelian yang paling hemat. Oleh karena itu kebutuhan material 1200 unit dalam setahun dipenuhi 4 kali 300 unit. Bronjo terus???? Contoh Soal Manajemen Persediaan Dalam praktiknya, kebutuhan material sebanyak 1200 unit dapat dipenuhi dengan berbagai cara Satu kali pemesanan sebanyak 1200 buah. Dua pesanan 600 buah. 3 pesanan masing-masing 400 buah. 4 pesanan 300 buah. 6 pesanan 200 buah. Dipesan 10 kali, 120 buah sekaligus. 12 pesanan dari 100 buah per pesanan. mengatasi Frekuensi pembelian 1 kali 2 kali 3 kali 4 kali 6 kali 10 kali 12 kali Jumlah bulan sejak pemesanan Jumlah per pesanan Nilai persediaan Nilai persediaan rata-rata Biaya penyimpanan tahunan 40% Biaya pemesanan tahunan Total biaya Tabel ini menunjukkan bahwa biaya termurah semuanya di urutan Rp. ……- untuk memesan…….pesanan unit. Frekuensi pembelian 1 kali 2 kali 3 kali 4 kali 6 kali 10 kali 12 kali 12 kali 12 kali 6 kali 4 kali 3 kali 2 kali 1 kali, 2 kali 1 kali Jumlah pesanan per pesanan 1200 600 400 300 200 120 100 Nilai persediaan 12 100 juta 400 juta 430 juta 200 juta 120 juta 100 juta Nilai persediaan rata-rata 150 juta 60 juta 50 juta Biaya kepemilikan tahunan 40% 240 juta 80 juta 40 juta 24 juta 20 juta 150 juta Biaya tahunan per pesanan 130 juta 45 juta 9 juta 180 juta Total biaya 255 juta 125 juta 130 juta 174 juta Pemahaman. 27 Latihan Biaya penyimpanan dan pemeliharaan gudang transportasi adalah 20% dari nilai rata-rata persediaan. Biaya pesanan biaya pengadaan adalah $4 per pesanan. Jumlah bahan yang dibutuhkan untuk tahun ini adalah unit dengan harga beli $2,50 per unit. Hitung kuantitas pesanan ekonomis EOQ. dan membuat daftar belanja Cara Mudah Mengoptimalkan Manajemen Persediaan Hubungan antara biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya total selama periode 28 adalah sebagai berikut Unit EOQv Rumusnya adalah di mana c adalah biaya penyimpanan per unit. Contoh Jumlah bahan yang dibutuhkan untuk satu tahun = 1600 unit. Biaya pemesanan adalah Rp per pesanan. Biaya penyimpanan per unit = Rp. Ukuran EOQ 0,50 adalah Jika perusahaan telah menentukan jumlah minimum stok yang harus ada di stok safety stock, maka jumlah barang yang ada di stok Setiap kali stok mencapai safety stock, perusahaan harus segera membeli stok EOQ di gudang yang saya miliki. = EOQ + persediaan pengaman Dari contoh perhitungan EOQ, hitung terlebih dahulu jumlah persediaan barang ketika safety stock diset menjadi 25. = EOQ + safety stock = = 325 unit Docx Jawaban Contoh Soal Manajemen Piutang 32 Reorder Point ROP Reorder Point adalah jumlah barang yang harus ada dalam persediaan jika perusahaan perlu memesan kembali. Safety stock sama dengan nol Safety stock adalah batas aman persediaan yang harus ada di gudang untuk menjaga kelangsungan produksi. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan jumlah reorder point adalah 1. Gunakan selama masa tenggang untuk menerima barang procurement lead time. 2. Jumlah safety stock. Reorder point = Stok aman + Penggunaan selama waktu pengiriman Reorder point = Proses khusus stok aman + Periode pengiriman Periode pengiriman = Penggunaan bahan baku selama periode penundaan untuk mendapatkan barang. 34 Contoh Soal Sebuah perusahaan telah menentukan safety stock sebanyak 50 unit, lead time pengadaan selama 5 minggu, dan kebutuhan material sebanyak 40 unit per minggu. Berapa banyak persediaan yang dibutuhkan gudang jika perusahaan harus melakukan pemesanan lagi? 35 JUST IN TIME JIT Dapatkan inventaris dan produksi saat Anda membutuhkannya. Tidak ada penyelesaian stok di gudang Yang Anda butuhkan 1. Rasio Perputaran Persediaan Pengertian, Dan Cara Menghitungnya Contoh soal dan jawaban akuntansi persediaan, contoh soal manajemen persediaan dan penyelesaiannya, contoh soal manajemen persediaan, contoh manajemen persediaan, soal dan jawaban manajemen pemasaran, soal dan jawaban manajemen talenta, contoh kasus manajemen persediaan, soal dan jawaban manajemen persediaan, soal dan jawaban manajemen operasional, soal dan jawaban sistem informasi manajemen, contoh soal dan jawaban persediaan, contoh makalah manajemen persediaan Contoh Soal Jawaban Manajemen Persediaan Lengkap from Apa itu Manajemen Persediaan? Apa itu Manajemen Persediaan?Kapan Manajemen Persediaan Harus Dilakukan?Bagaimana Cara Menyusun Kumpulan Soal dan Jawaban Manajemen Persediaan?Apa Pentingnya Kumpulan Soal dan Jawaban Manajemen Persediaan?Bagaimana Cara Menggunakan Kumpulan Soal dan Jawaban Manajemen Persediaan?Kesimpulan Manajemen persediaan adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, dan pemeliharaan stok bahan baku, komponen, dan suku cadang yang diperlukan dalam proses produksi. Manajemen persediaan berfokus pada menentukan periode persediaan yang tepat dan jumlah persediaan yang diperlukan untuk menghindari kekurangan. Ini juga mencakup menjaga ketersediaan bahan-bahan, komponen dan suku cadang untuk memenuhi permintaan pasar dan mengontrol biaya persediaan. Manajemen persediaan juga bertujuan untuk mencapai antara permintaan dan persediaan, dengan cara mengatur jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dan mengontrol biaya persediaan. Dengan menggunakan manajemen persediaan yang tepat, organisasi dapat mengurangi biaya persediaan, meningkatkan persediaan, dan meningkatkan tingkat layanan kepada pelanggan. Menggunakan manajemen persediaan yang efisien dan efektif dapat memungkinkan perusahaan mencapai tingkat efisiensi yang tinggi dalam usaha mencapai tujuan mereka. Manajemen persediaan juga bertujuan untuk menentukan jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar. Ini termasuk mengidentifikasi jumlah persediaan yang harus disimpan untuk memenuhi permintaan pasar, mengatur jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dan mengontrol biaya persediaan. Manajemen persediaan juga bertujuan untuk memastikan bahwa persediaan yang diperlukan tersedia saat diperlukan dan dalam jumlah yang tepat. Kapan Manajemen Persediaan Harus Dilakukan? Manajemen persediaan harus dilakukan setiap saat. Ini berarti bahwa setiap saat harus ada rencana manajemen persediaan untuk memastikan bahwa persediaan tersedia saat diperlukan dan dalam jumlah yang tepat. Rencana manajemen persediaan harus mengatur jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dan mengontrol biaya persediaan. Manajemen persediaan juga harus mengatur persediaan untuk memastikan bahwa persediaan yang tersedia dapat memenuhi permintaan pasar. Persediaan harus diatur sesuai dengan permintaan pasar, sehingga jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dapat ditentukan. Persediaan juga harus diatur sehingga jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dapat ditentukan dengan akurat. Manajemen persediaan juga harus mengatur jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar. Persediaan harus diatur sesuai dengan permintaan pasar, sehingga jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dapat ditentukan. Persediaan juga harus diatur sehingga jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dapat ditentukan dengan akurat. Bagaimana Cara Menyusun Kumpulan Soal dan Jawaban Manajemen Persediaan? Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dapat disusun dengan menggunakan beberapa metode. Metode yang dapat digunakan untuk menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan adalah dengan menggunakan model yang telah ditentukan sebelumnya, menggunakan model yang dikembangkan khusus untuk kasus ini, dan menggunakan model yang dikembangkan oleh para ahli. Dengan menggunakan metode tersebut, kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dapat disusun dengan cara yang efektif dan efisien. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan juga dapat disusun dengan menggunakan model-model yang telah ditentukan sebelumnya. Model-model ini telah dikembangkan oleh para ahli dan dapat digunakan sebagai panduan untuk menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan. Model-model ini dapat digunakan untuk membantu menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dengan cara yang efektif dan efisien. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan juga dapat disusun dengan menggunakan model yang dikembangkan khusus untuk kasus ini. Model-model ini telah dikembangkan khusus untuk menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan. Model ini dapat digunakan untuk membantu menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dengan cara yang efektif dan efisien. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan sangat penting bagi para ahli manajemen persediaan. Dengan menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan, para ahli dapat lebih mudah menyusun rencana manajemen persediaan dan memastikan bahwa persediaan yang tersedia dapat memenuhi permintaan pasar. Dengan menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan, para ahli dapat lebih mudah menentukan jumlah persediaan yang diperlukan untuk memenuhi permintaan pasar dan mengontrol biaya persediaan. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan juga membantu para ahli dalam memahami konsep manajemen persediaan yang lebih baik. Dengan menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan, para ahli dapat memahami manajemen persediaan dengan lebih baik dan dapat menggunakan konsep manajemen persediaan dengan lebih efektif dan efisien. Dengan menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan, para ahli dapat lebih mudah mencapai tujuan mereka. Bagaimana Cara Menggunakan Kumpulan Soal dan Jawaban Manajemen Persediaan? Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dapat digunakan dengan menggunakan berbagai cara. Cara yang paling umum digunakan untuk menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan adalah dengan menggunakan model-model yang telah ditentukan sebelumnya. Model-model ini telah dikembangkan oleh para ahli dan dapat digunakan untuk membantu menyusun dan mengimplementasikan rencana manajemen persediaan. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan juga dapat digunakan dengan menggunakan model yang dikembangkan khusus untuk kasus ini. Model-model ini telah dikembangkan khusus untuk menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan. Model ini dapat digunakan untuk membantu menyusun dan mengimplementasikan rencana manajemen persediaan dengan cara yang efektif dan efisien. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan juga dapat digunakan dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh para ahli. Model-model ini telah dikembangkan oleh para ahli dan dapat digunakan untuk membantu menyusun dan mengimplementasikan rencana manajemen persediaan. Dengan menggunakan model-model ini, para ahli dapat lebih mudah menyusun kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dengan cara yang efektif dan efisien. Kesimpulan Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan adalah penting untuk para ahli manajemen persediaan. Dengan menggunakan kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan, para ahli dapat lebih mudah menyusun rencana manajemen persediaan dan memastikan bahwa persediaan yang tersedia dapat memenuhi permintaan pasar. Kumpulan soal dan jawaban dapat disusun dengan menggunakan model yang telah ditentukan sebelumnya, dengan model yang dikembangkan khusus untuk kasus ini, dan dengan model yang dikembangkan oleh para ahli. Kumpulan soal dan jawaban manajemen persediaan dapat digunakan dengan menggunakan berbagai cara, termasuk menggunakan model-model yang telah ditentukan sebelumnya, model yang dikembangkan khusus untuk kasus ini, dan model yang dikembangkan oleh para ahli. Sukma Rahmadani_1903050 izin bertanya, dari tiga metode penilaian persediaan tersebut adakah metode yang paling menguntungkan untuk perusahaan namun tidak merugikan negara dalam hal besaran pemungutan pajak? mohon penjelasannya, terimakasih JAWAB Bening Damayanti Nurjnah_1903026Jawab pertanyaan Sukma Dari ketiga metode penilaian tersebut yang lebih menguntungkan bagi perusahaan adalah metode FIFO karena dengan metode tersebut barang yang masuk pertama dalam gudang akan dijual terlebih dahulu. Jika terjadi kenaikan harga maka akan sangat menguntungkan dan menghindari produk kadaluwarsa ataupun rusak selama penyimpanan dalam gudang. Dani Liza Saputra_1903016Izin bertanya Mengapa perusahaan masih perlu melakukan pemeriksaan fisik pada persediaan ketika menggunakan sistem perpetual?Terimakasih JAWAB di jawab oleh ella Maisaroh,jamilatul Rohmah dan Mega Silvia Sitorus izin menjawab pertanyaan dari Dani Liza SaputraPerusahaan yang menerapkan sistem perpetual masih perlu melakukan pemeriksaan fisik pada persediaan akhir untuk dua alasan Untuk mengetahui ketetapatasn akurasi dari catatan sistem perpetual yang telah dibuat oleh perusahaan. Untuk menghitung dan mengetahu berapa banyak persediaan yang hilang karena dicuri, terbuang karena mubazir, atau untuk mendeteksi pencurian yang dilakukan oleh pegawai. bertanya KHAIRUNI FIJRI MAULI HRP Mengapa fungsi penjualan harus bertanggung-jawab untuk pengendalian persediaan barang? Terimakasih JAWAB di jawab oleh Ela Meisarah dan jamilatul Rohmah izin menjawab pertanyaan dari KhairunniBeberapa alasan mengapah fungsi penjualan harus bertanggung-jawab untuk pengendalian persediaan barang jadi, yaitu Departemen penjualan adalah, atau harus, dalam posoisi yang paling baik untuk memahami trens dan permintaan pasar. Jika esekutif penjualanlah yang bertanggung jawab untuk persediaan, maka dia mendapat insetif tambahan untuk menggunakan pengetahuan pasar sampai para eksekutif penjualan mempunyai tanggung-jawab untuk pengendalian persediaan barang jadi, maka mereka lebih mungkin memberikan perhatian ynag lebih besar untuk menjalankan persediaan secara jawab untukpersediaan barang jadi merupaakinsetif untuk penaksiran kebutuhan secara lebih baik dalam memproyeksikan kebutuhan penjualan dan permintaan-permintaan atas produksi. Janet Claudia Kelbulan_1903012 dari kelompok 4 izin bertanya Mengapa persediaan harus masuk dalam pencatatan jurnal ? JAWAB Bening Damayanti Nurjanah_kelompok 9Jawab pertanyaan Janet Persediaan harus masuk dalam pencatatan jurnal dikarekan, dengan adanya bukti data atas persediaan di gudang maka perusahaan akan mengetahui dengan jelas persediaan yang dimiliki perusahaan seberapa banyak. Karena itu akan sangat mempengaruhi kegiatan dalam perusahaan guna mencari provit terutama bagi perusahaan dagang. Maylan Rolika 1903046 izin bertanyabagaimana cara penentuan persediaan apabila persediaan tersebut terjual JAWAB Saya Amelia christ Nesa dengan Nim 1903071 izin menjawab pertanyaan dari maylan rolikaPenentuan Persediaan Digunakan atau Terjual dalam Harga Pokok Penjualana Sistim Periodik – Jika perusahaan menggunakan sistim periodik, maka nilai persediaan yang digunakan dan terjual—untuk dibebankan sebagai “Harga Pokok Penjualan”, dihitung dengan cara menjumlahkan saldo awal persediaan dengan total pembeliaan atau persediaan masuk lalu dikurangi dengan saldo akhir persediaan yang diperoleh melalui penghitungan fisik. Misalnya Data persediaan JAK Mart perusahaan dagang untuk tahun 2012 adalah sbbSaldo awal = Rp 20,000,000Pembelian Bersih Jan s/d Des 2012 = Rp 150,000,000Saldo akhir 31 Desember 2012 diketahui setelah penghitungan fisik = Rp 22,000,000Harga Pokok Penjualan = 20,000,000 + 150,000,000 – 22,000,000 = 148,000,000. Selanjutnya harga pokok ini dimasukan dengan journal penyesuaian sebentar lagi kita bahas di perbandingan jurnal.b Sistim Perpetual – Dengan sistim perpetual, perusahaan tidak perlu lagi membuat perhitungan seperti pada sistim periodik karena penggunaan persediaan langsung diakui setiap kali ada penjualan dengan mendebit akun “Harga Pokok Penjualan” dan mengkredit “Persediaan” di sisi lainnya, seperti jurnal di bawah ini[Debit]. Harga Pokok Penjualan = xxx[Kredit]. Persediaan = xxx“Oke. Dengan sistim perpetual setiap transaksi yang mengakibatkan kenaikan atau penurunan volume persediaan selalu dicatat dengan memasukan jurnal begitu transaksi terjadi. Apakah dengan sistim periodik transaksi-transaksi yang terjadi tidak dicatat samasekali?” Mungkin ada yang berpikir seperti saja dicatat. Hanya saja, biasanya, menggunakan nama akun berbeda dibandingkan jika menggunakan sistim perpetual bertanyaSaya Arindayati Pratiwi 1903036dari kelompok 11. Ingin menanyakan metode apa yang paling banyak digunakan oleh perusahaan?Dan apa alasannya?Terimakasih JAWAB Siska Aulia_1903031 Izin menjawab Pertanyaan ArindayatiMetode yang paling banyak digunakan adalah metode perpetual alasannya karena sistem perpetual mencatatat mutasi persediaan barang dagangan secara terus menerus sehingga setiap saat bisa diketahui berapa jumlah barang yang ada dalam persediaan beserta harga satuan untuk setia macam barang, Sistem perpetual dapat menjadi alat kontrol persediaan yang lebih baik dari pada sistem fisik atau periodik. Terima kasih Fina Novitasari 1903038 ingin bertanyaMengapa termin pembelian tidak berpengaruh terhadap biaya angkut penjualan? JAWAB saya Ela meisarah izin menjawab pertanyaan dari Fina Novitasari, Potongan hanya diterapkan atas utang kepada penjualan barang. Potongan tidak diterapkan pada beban pengankutan, karena tidak ada potongan atas pengangkutan TUGAS PAJAK Aktiva Lancar Persediaan Barang Disusun Oleh       Aiman Ihsanul Akbar Novitasari Ovillyah Rizky Rizka Maulida Dewi Sulhaini Mariatun Yunia Zulaida PROGRAM STUDI D3 PERPAJAKAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MATARAM TAHUN 2015 A0D012010 A0D013141 A0D013147 A0D013165 A0D013182 A0D013200 Latihan Soal BAB 7 Aktiva Lancar Persediaan Barang 1. Jumlah persediaan perusahaan pada tanggal 31 Desember 1991 adalah sebagai berikut aSaldo barang dagangan dengan 15% di atas harga perolehan Rp bBarang titipan dengan komisi 24% Rp cBarang yang dititipkan kepada pihak lain dengan keuntungan sebesar 15% Rp dBarang dalam perjalanan dengan biaya transpor Rp 600,00 Rp Diminta Hitung jumlah persediaan menurut fiskal pada akhir tahun. Jawaban Jumlah persediaan tgl 31 desember 1991 a Rp x 100/115 = Rp. b Barang titipan c Rp x 100/115 = Rp. d Rp – Rp. 600 = Jumlah persediaan tanggal 31 desember 1991 adalah Rp. 2. Wajib Pajak XYZ menyajikan data persediaan dalam pembukuannya sebagai berikut Tanggal Volume Biaya 01 Januari Rp 06 Januari 14 Januari 500 22 Januari 30 Januari Rp Jumlah yang tersedia Diminta a Hitung koreksi fiskal jika perusahaan menggunakan metode LIFO untuk menghitung harga pokok penjualannya. b Apa pengharuhnya terhadap perhitungan Penghitungan Kena Pajak? Jawaban Koreksi fiskal a. Metode Lifo **Saldo awal x = Pembelian 6 x = 14 500 x = 22 x = 30 x = BD siap jual Persediaan akhir x = 500 x = Harga pokok penjualan metode Fifo menyrut fiscal Barang tersedia untuk dijual Persediaan akhir 100 unit x = x 500unit x = HPP ** koreksi fiskal positif – = b. Penghasilan kena pajak bertambah, sehingga pph menjadi bertambah juga. 3. Pada tanggal 31 Desember 1991, Wajib Pajak melakukan investarisasi persediaan yang besarnya adalah Rp dalam pemeriksaan pajak oleh fiskus diketahui kesalahan yang memerlukan koreksi, yaitu a Barang seharga Rp diterima pada tanggal 6 Januari 1992. dari faktur diketahui bahwa barang dikirim berdasarkan frangko pabrik pada tanggal 20 Desember 1991. Barang tersebut tidak dibukukan sebagai persediaan. b Faktur pembelian barang seharga Rp yang diterima tanggal 27 Desember 1991, belum diterima barangnya sampai tanggal 5 Januari 1992. Barang tersebut telah dibukukan sebagai persediaan. c Barang seharga Rp yang dititipkan dalam suatu pameran pada tanggal 31 Desember 1991 diterima kembali pada tanggal 25 Januari 1992. Barang tersebut tidak dibukukan sebagai persediaan. d Barang seharga Rp dihitung dan dimasukkan sebagai pemasukan. Barang tersebut diterima pada tanggal 24 Desember 1991 sebagai barang konsinyasi dari perusahaan lain. Diminta a Susunlah daftar persediaan yang benar yang harus disajikan oleh pemeriksa pajak. b Apa pengaruh koreksi ini terhadap Penghasilan Kena Pajak pada tahun 1991? Jawaban a. susunan daftar persediaan Persediaan awal Rp. barang yang tidak dibukukan Rp. Barang belum diterima Rp. Barang yang belum dibukukan Rp. Barang konsinyasi Rp. nilai persediaan yang benar Rp. b. Jika nilai persediaan akhir makin bertambah maka HPP semakin rendah sehingga PKP semakin tinggi. 4. Perusahaan PT SBS mempunyai saldo persediaan pada tanggal 1 Januari 1991 dengan harga Rp Pembelian selama tahun ini adalah Pembelian Volume Biaya Biaya per unit 1 120 Rp Rp 110 2 100 115 3 130 120 4 150 125 500 Rp Berdasarkan inventarisasi persediaan pada akhir tahun sebanyak 100 unit. Diminta Berdasarkan keterangan di atas, hitung besarnya nilai persediaan akhir dan harga pokok persediaan dengan menggunakan a metode FIFO b metode LIFO, dan c metode rata-rata. Jawaban Pembelian 120 x = 100 x = 130 x = 150/500 x = a. FIFO Persediaan awal = Pembelian = BD siap juan = Persd akhir = HPP = b. LIFO Persediaan awal = Pembelian = BD siap juan = Persd akhir = HPP = c. AVERAGE Persediaan awal = Pembelian = BD siap juan = Persd akhir = HPP = 5. Suatu perusahaan menandatangani perjanjian pembelian bahan baku pada tanggal 1 September 1991 seharga Rp Ternyata pada saat penyerahan barang pada tanggal 29 Desember 1991 harga barang yang sama telah turun drastis menjadi Rp Diminta Hitung kerugian menurut akuntansi dan fiskal. Jawaban Kerugian menurut akuntansi dan fiskal Perjanjian pembelian bahan baku Harga bahan baku saat penyerahan Selisih  Berdasarkan akuntansi penurunan harga bisa diakui sebagai kerugian dengan menjurnal Kerugian perubahan harga persediaan  Berdasarkan fiskal tidak diakui kerugian sebesar karna pajak melihat fakta rill dan tidak menerima antiipasi kerugian pajak akan mengakui sebagai kerugian apabila barang dijual tersebut memang benar benar menglami kerugian. 6. Pembukuan PT Hemat menunjukkan data keungan pada tanggal 15 April 1991 yaitu sebagai berikut. Persediaan, tgl, 1 Jan. Rp Pembelian, tgl, 1 Jan s/d 15 Apr Rp Penjualan bersih, 1 Jan s/d 15 Apr Rp Laba kotor yang diperoleh selama ini rata-rata 25% dari penjualan. Pada tanggal 15 April 1991 terjadi kebakaran atas persediaan tersebut Diminta a. Berapa nilai persediaan yang terbakar? b. Apakah fiskus mau menerima perhitungan ini dan mengapa? Jawaban Persediaan yang terbakar  Jumlah barang tersedia dijual Persediaan awal Pembelian  Laba kotor 25% x jumlah penjualan= 25%x =  HPP = Penjualan – laba kotor = – =  Persediaan saat kebakaran =jumlah barang tersedia dijual - HPP = – =  HPP yang terbakar = – = b. Perhitungan persediaan ini tidak dapat dipertanggung jawabkan untuk keperluan fiskal karena metode ini biasa digunakan apabila inventarisasi fisik tidak mungkin dilakukan dan pencatatan perpetual tidak dilaksanakan. 7. PT Ria menjual barang dengan laba kotor 30% dari penjualan. Berikut ini terdapat data penjualan dan pembelian selama tiga bulan terakhir. Persediaan pada tanggal 1 Oktober 1991 adalah Rp Diminta a hitung besarnya saldo persediaan pada akhir tiap bulan. b apakah cara perhitungan persediaan ini dapat dipertanggungjawabkan untuk keperluan fiskal dan mengapa? Jawaban a. Saldo persediaan akhir pada akhir tiap bulan.  Oktober Persediaan awal Pembelian Penjualan Persentase laba 30% Persediaan awal = Pembelian = BD siap jual = HPP 70% = Taksiran persed akhr =  November Persediaan awal Pembelian Penjualan Persentase laba 30% Persediaan awal = Pembelian = BD siap jual = HPP 70% = Taksiran persed akhr =  Desember Persediaan awal Pembelian Penjualan Persentase laba 30% Persediaan awal = Pembelian = BD siap jual = HPP 70% = Taksiran persed akhr = b. Perhitungan persediaan ini tidak dapat dipertanggung jawabkan untuk keperluan fiskal karena metode ini biasa digunakan apabila inventarisasi fisik tidak mungkin dilakukan dan pencatatan perpetual tidak dilaksanakan. 8. PT Konstruksi Abadi mengerjakan suatu proyek yang direncanakan diselesaikan dalam dua tahun dengan nila 5,4 miliar rupiah. Sesuai dengan data tersebut di bawa hitung pendapatan yang dapat direalisasikan dengan a metode peresentasi penyelesaian, dan b metode kontrak selesai. Tahun Biaya yang terjadi sampai dengan Taksiran biaya untuk penyelesaian 1991 1992 Rp juta Rp juta Rp juta - Dari kedua metode tersebut jelaskan metode yang mana sesuai dengan ketentuan perpajakan dan akuntansi. Jawaban a. persentase penyelsaian Laba bruto tahun 1991 Harga kontrak Rp 5,4 miliar Akumulasi biaya perakhir tahun Rp juta Taksiran biaya penyelsaian Rp juta Rp 3,6 miliar Selisih Rp 1,8 miliar Laba bruto tahun 1991 Rp juta / Rp 3,6 miliar x Rp 1,8 miliar = 0,75 miliar  Laba bruto tahun 1992 Harga kontrak Rp 5,4 miliar Akumulasi biaya perakhir tahun Rp juta Taksiran biaya penyelsaian Rp Rp 3,66 miliar Selisih Rp 1,74 miliar Laba bruto tahun 1991 Rp 3,66 miliar / Rp 3,66 miliar x Rp 1,74 miliar = 1,74 miliar b. Metode kontrak selsai   Tahun 1991 Tidak ada penghasilan dari tahun 1991 Tahun 1992 Harga kontrak Biaya konstruksi 1991 Rp juta Rp 5,4 miliar 1992 Rp juta juta Rp. 0,24 miliar  Metode yang sesuai dengan ketentuan perpajakan dan akuntansi adalah metode persentasi penyelsaian, karena metode kontrak selsai tidak dianjurkan oleh akuntansi dalam perhitungan laba usaha konstruksi, karena tidak sesuai dengan prinsip akuntansi, alasan penolakan metode ini adalah karena sifatnya mendistorsi perhitungan laba perusahaan dan atas dasar itu pula ketentuan perundang undagan perpajakan tidak membolehkan penggunaannya dalam perhitungan penghasilan kena pajak perusahaan konstruksi. 9. CV Konstruksi Jaya membangun suatu gedung pertokoan dengan kontrak pembangunan sebesar 450 miliar rupiah. Biaya yang terjadi pada tanggal 31 Desember 1991 sebesar 270 miliar rupiah dan biaya penyelesaiannya ditaksir sebesar 90 miliar. Diminta hitung laba kotor yang diperoleh dari proyek tersebut dengan metode persentase penyelesaian. Jawaban a. Metode persentase penyelsaian Harga kontrak Rp. 450 miliar Akumulasi biaya akhir tahun Rp. 270 miliar Taksiran biaya penyelsaian Rp. 90 miliar Rp. 360 miliar Selisih Rp. 90 miliar Laba Bruto tahun 1991 Rp. 270 miliar/ Rp. 360 miliar x Rp. 90 miliar = 67,5 miliar 10. PT Tambang Emas mempunyai persediaan barang emas batangan pada awal Januari 1991 sebesar Rp 180 juta yang dinilai berdasarkan harga perolehan dan harga pasar. Jumlah penjualan dan persediaan dari tahun 1991 s/d 1993 adalah sebagai berikut dalam jutaan 1991 1992 1993 Penjualan Pembelian Persediaan akhir - Dengan harga peroleh - Harga pasar Rp 780 Rp 975 675 Rp 900 180 135 210 246 225 165 Diminta a Menyusun Laporan Perhitungan Rugi Laba berdasarkan a. Metode harga perolehan atau harga pasar mana yang lebih rendah, dan b. harga perolehan b Jelaskan apa pandangan akuntansi komersial dan perpajakan terhadap laporan tersebut. Jawaban A. a. harga pasar yang lebih rendah Tahun 1991 Penjualan Persediaan awal BJ 180 Pembelian 780 960 BJ 135 HPP 825 Laba kotor 300 Tahun 1992 Penjualan 975 Persediaan awal BJ 210 Pembelian 675 885 BJ 210 HPP 675 Laba kotor 300 Tahun 1993 Penjualan Persediaan awal BJ 225 Pembelian 900 1125 BJ 165 HPP 960 Laba kotor 315 b. Harga perolehan Tahun 1991 Penjualan Persediaan akhir BJ 180 Pembelian 780 960 BJ 180 HPP 780 Laba kotor 345 Tahun 1992 Penjualan 975 Persediaan akhir BJ 210 Pembelian 675 885 BJ 210 HPP 675 Laba kotor 300 Tahun 1993 Penjualan Persediaan akhir BJ 225 Pembelian 900 BJ 225 HPP 900 Laba kotor 375  Menurut akuntansi laporan perhitungan laba rugi berdasarkan metode harga perolehan, Berdasarkan fiskal melihat fakta rill dan Harga pasarnya.

pertanyaan dan jawaban tentang persediaan