Kabelrol (biasa disebut kabel gulung) alat ini bersifat multi fungsi sebagai perpanjangan stop kontak permanen yang terpasang di dinding. Jangkauannya luas dan sangat fleksibel sehingga mampu mencapai tempat yang agak sulit rutenya. [25 Meter/ 1 mm] yaitu kabel roll berkualitas tinggi yang dilengkapi 4 stop kontak, panjang 25 meter, dengan
StopKontak. (blibli.com) Nama peralatan untuk instalasi listrik dan fungsinya selanjutnya adalah stop kontak. Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang menjadi muara semua aliran listrik yang ada di dalam rumah. Titik penghubung yang berfungsi menghantarkan listrik ke perangkat elektronik yang ditanam di dalam tembok ini
Melaluiartikel ini, Anda sekarang sudah memahami apa itu URL dan strukturnya. Kepanjangan dari URL adalah Uniform Resource Locator, yaitu alamat web lengkap yang mengarah ke file tertentu di internet. Misalnya, alamat ini bisa mengarah ke website, halaman web, atau gambar. Struktur URL terdiri atas beberapa elemen:
Diagramperlengkapan hubungan bagi dengan keterangan mengenai untuk setiap komponen. fa. kemampuan b. daya c. garis lintang d. jumlah akhir 19. steker yang ditancap harus sesuai dengan ukuran. a. sakelar b. sekering c. stop kontak d. meteran listrik 20. Perpanjangan stop kontak bisa disebut.
b stop kontak c. steker d. sekering jawaban : c 17. Jenis kabel yang dihubungkan ke tanah disebut dengan kabel. a. fasa b. netral c. ground d. power jawaban : c Perpanjangan stop kontak bisa disebut. a. Extension outlet b. Switch extension c. Hub communication d. Outlet configuration Jawaban : a.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Stop kontak di Indonesia ternyata berbeda lho dengan banyak negara lainnya. Kenali jenis stop kontak listrik berikut ini! Untuk kalian yang suka traveling, kalian pasti harus bawa banyak hal ketika mengunjungi negara-negara berbeda. Salah satu must haves adalah stop kontak atau outlet listrik. Setiap negara yang kamu kunjungi pasti mempunyai stop kontak yang berbeda. Di Indonesia, orang-orang tahu bahwa stop kontak di Indonesia memakai tipe C 2 pin tetapi di Singapura mereka memakai stop kontak tipe G 3 pin. Nah, penasaraan kan ada berapa sih tipe stop kontak di seluruh dunia? Menurut World Standards, stop kontak di dunia setidaknya memiliki 15 tipe jenis. Dan jenis-jenis stop kontak dibedakan menjadi tipe A, B, C dan seterusnya. Buat kamu yang ingin liburan ke luar negeri, ada baiknya jika kamu mengetahui tipe-tipe stop kontak yang ada di luar sana. Berikut jenis stop kontak di seluruh dunia yang wajib kamu ketahui! Baca Juga Hal Penting yang Harus Kamu Siapkan Jika Ingin Solo Traveling Jenis Stop Kontak Listrik 1. Stop Kontak Tipe A Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Model dan colokan ini diadaptasi oleh 23 negara di dunia. Bentuk colokannya berupa 2 lempeng yang bersebelahan. Ini termasuk kelas II dengan standar dua cabang paralel dan rata-rata satuan tegangan adalah 100-127 Volt V, serta kompatibel dengan steker tipe A. Untuk wilayah Asia, yang mengadaptasi model stop kontak tipe A adalah Bangladesh, Kamboja, China, Jepang, Myanmar, Filipina, Taiwan, Thailand, Maldives, dan Vietnam. Negara lain yang memiliki colokan listrik tipe A adalah Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Jamaika, Meksiko, Peru, Puerto Rico, Trinidad & Tobago, Amerika Serikat AS, Kanada dan Meksiko. 2. Stop Kontak Tipe B Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Stop kontak tipe B berupa 2 lempeng saling bedekatan sebagai konektornya dan ditambah berbentuk U di bagian bawahnya. Stop kontak tipe B kompatibel dengan steker tipe A dan ukuran voltasenya pun berbeda-beda di setiap negara, mulai dari 100-200 V. Ada 17 negara yang menggunakan jenis stop kontak model ini. Untuk wilayah Asia, ada Jepang, Thailand, Taiwan, dan Filipina. 3. Stop Kontak Tipe C Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Seperti yang disebutkan sebelumnya, colokan Tipe C digunakan di Indonesia. Tipe C memiliki dua kaki koneksi silindris yang dikenal sebagai Europlug. Stop kontak ini memiliki dua pin berdiameter 4 milimeter mm, mirip dengan colokan tipe A. Pada pusatnya berukuran 19 mm dengan jarak antar pin di dasar terpisah sejauh 18,6 mm dan di ujungnya 17,5 mm. Selain di Tanah Air, colokan listrik tipe C kebanyakan digunakan oleh Argentina Bangladesh, China, Chili, Maroko, Paraguay, dan negara-negara di di Eropa kecuali Irlandia, Siprus, dan Malta. Ukuran stop kontak tipe B beragam, mulai dari 110 V, 127 V, 220 V, hingga 230 V. 4. Stop Kontak Tipe D Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Selanjutnya adalah stopkontak tipe D yang umum digunakan di negara seperti India dan Nepal. Stop kontak tipe D memiliki tiga koneksi berbentuk bulat yang membentuk segitiga dengan kekuatan 5 ampere A. Satu tegangan listrik untuk stopkontak tipe D adalah 220 V dan 240 V. Negara lainnya yang juga menggunakan jenis soket listrik ini adalah Bangladesh, Bhutan, Hong Kong, Makau, Maldives, Monaco, Myanmar hingga Srilanka. 5. Stop Kontak Tipe E Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Model colokan stop kontak tipe E ini mirip dengan tipe C, memiliki dua koneksi berbentuk bulat yang ukurannya panjang sebesar 14 mm dan diameter 4,8 mm. Satuan tegangannya adalah 220 V dan 230 V. Stop kontak tipe E kebanyakan digunakan di Perancis, Belgia, Polandia, Slovakia, Republik Ceko, Denmark, Etiopia, Perancis, Israel, Monaco hingga Maroko. Baca Juga Ini Manfaat yang Kamu Dapatkan Jika Rutin Traveling 6. Stop Kontak Tipe F Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Bagi orang Indonesia mungkin akan familiar dengan stop kontak tipe F, karena stop kontak ini ada kemiripan dengan tipe C. Stop kontak tipe F bisa disebut sebagai “schuko steker” atau “schutzkontakt”, yang berarti “stop kontak perlindungan”. Bentuknya bulat dan ada dua kilip landasan di sisi steker. Satuan tegangannya adalah 220-240 V. Colokan tipe F kebanyakan dipakai di Eropa dan Russia selain Inggris Raya dan Israel, Bhutan, Mesir, Etiopia, Makau, Peru, Rusia, Korea Selatan, Vietnam, Thailand, Turki hingga Uruguay. 7. Stop Kontak Tipe G Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Stop kontak tipe G biasa digunakan di Eropa, Irlandia, Malta, Malaysia dan Singapura. Bentuknya persegi panjang yang membentuk segitiga sama kaki. Pin netral tipe G berukuran panjang sebesar 17,7 mm dan pin pendek dengan ukuran 6,35 mm. Ukuran voltnya adalah 220, 230 dan 240 V. 8. Stop Kontak Tipe H Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Jenis stop kontak ini eksklusif hanya digunakan di Israel, Palestina, dan Thailand. Stop kontak ini memiliki tiga garpu bulat yang membentuk segitiga, colokan listrik ini paling digunakan. Namun, colokan listrik tipe H lebih umum digunakan di sebagian daerah Israel. Stop kontak tipe H memiliki tiga garpu bulat membentuk segitiga dengan ukuran panjang sebesar 19 mm. Jarak antara satu koneksi/pin dengan koneksi lainnya adalah 19 mm. 9. Stop Kontak Tipe I Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Colokan Tipe I memiliki dua koneksi berbentuk V terbalik dengan kemiringan 30 derajat dan terdapat pin ditengah sebagai grounding. Colokan Tipe I biasa dipakai sejumlah negara seperti Argentina, Australia, China, Fiji, Myanmar, New Zealand, dan Uruguay. 10. Stop Kontak Tipe J Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Adaptor yang ini kalau anda lihat dari jauh bentuknya seperti tipe C dan sama-sama memiliki tiga koneksi, colokan ini bisa membentuk V dengan kemiringan 30 derajat. Kedua pin yang sejajar berfungsi sebagai pin fasa dan netral. Sementara satu pin di tengah berfungsi sebagai grounding. Stopkontak tipe J hanya digunakan di Maldives, Swiss, dan Liechtenstein. Baca Juga Syarat & Cara Mengurus Visa Schengen untuk Berpergian ke Eropa 11. Stop Kontak Tipe K Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Stopkontak tipe K biasa digunakan di negara Brasil dan Afrika Selatan. Ada dua tipe varian stop kontak tipe N. Pertama, tipe 10 Ampere dengan diameter lingkaran 4 mm dan panjang konektornya sebesar 19 mm. Lalu ada tipe 20 Ampere dengan diameter lingkaran 4,8 mm dan panjang konektornya sebesar 19 mm yang biasa digunakan untuk peralatan berat. Antara satu koneksi/pin dengan koneksi lainnya terpisah dengan jarak sebesar 19 mm. 12. Stop Kontak Tipe L Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Tiga garpu bulat ditempatkan dalam satu garis lurus pada jenis colokan stop kontak adalah bentuk tipe L. Negara yang menggunakan tipe stop kontak ini adalah Chili, Kuba, Etiopia, Italia, Maldives, San marino, dan Uruguay. Soket listrik tipe L juga digunakan di Canary Island, Libya, Suriah, dan beberapa negara lainnya. 13. Stop Kontak Tipe M Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Colokan tipe M bentuknya mirip dengan colokan listrik tipe A dengan tiga garpu konektor bulat yang berbentuk segitiga. Bedanya, pin ketiga berada di atas dua konektor lainnya. Untuk kekuatannya, colokan butuh 15 A serta memiliki tiga garpu atau konektor bulat. Negara yang menggunakan colokan tipe ini antara lain Bhutan, India, Israel, Makau, Nepal, Singapura, Sri Lanka, dan Afrika Selatan. Colokan listrik tipe M yang digunakan di Israel dan Uni Emirat Arab UEA umumnya digunakan untuk peralatan berat, sedangkan di Inggris, tipe M untuk instalasi teater. 14. Stop Kontak Tipe N Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Stopkontak tipe N biasa dipakai ekslusif di Brasil dan Afrika Selatan. Ada 2 tipe varian stop kontak tipe N, 10 A dengan diameter lingkaran 44 mm dan panjang konektornya sebesar 19 mm. Antara satu koneksi/pin dengan koneksi lainnya terpisah dengan jarak sebesar 19 mm. Negara-negara bagian di Brasil yang menggunakan tipe N antara lain Goias, Sao Paulo, Esprito Santo, Parana, dan Bahia. 15. Stop Kontak Tipe O Sumber Gambar International Electrotechnical Commission IEC Stop kontak yang ini terdapat dua pin berkekuatan dan satu pin dasar yang bulat. Hanya dipakai eksklusif di Thailand. Antara satu koneksi dengan kontaktor lainnya terpisah dengan jarak 19 mm dengan terliosalsi panjang 10 mm. Baca Juga Itinerary Terbaik untuk Kamu yang Berencana Liburan ke Jepang & Korea Nah, itulah semua jenis stop kontak yang perlu kamu ketahui sebelum kamu pergi liburan. Negara mana yang kamu ingin kamu kunjungi tahun ini, Toppers? Temukan berbagai penawaran menarik tiket pesawat untuk traveling yang lebih praktis! Penulis Audrylea Reika
FilterPertukanganPerlengkapan ListrikElektronikLampuRumah TanggaLain-LainAudio, Kamera & Elektronik LainnyaPerangkat Elektronik LainnyaMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata 39rb+ produk untuk "stop kontak panjang" 1 - 60 dari 39rb+UrutkanAdSTOP KONTAK 5 LUBANG PANJANG 5M+ KABEL / STOP KONTAK KABEL - 2lubang 1 rb+AdGongniu Stop Kontak 5 Lubang & Switch panjang kabel 1,5M - 3%Kab. TangerangGongniu Lighting 500+AdStop Kontak Visicom 3 4 5 Lubang 1,5 3 5 Meter Colokan Kabel 50 rbJakarta BaratGerbang 10 rb+AdStop Kontak Colokan 3 4 5 Lubang Panjang Kabel 1,5M 3M 5M Kuningan 2%SurabayaIbizza 500+AdGongniu Stop Kontak 4 Lubang & Switch panjang kabel 1,5M - 3%Kab. TangerangGongniu Lighting 500+TerlarisSTOP KONTAK 5 LUBANG PANJANG 5M + KABEL LISTRIK / COLOKAN BaratCo& 10 rb+STOP KONTAK 5 LUBANG PANJANG 10M + KABEL LISTRIK / COLOKAN BaratCo& 500+Stop Kontak Visicom 3 4 5 Lubang 1,5 3 5 Meter Colokan Kabel BaratGerbang 10 rb+STOP KONTAK 5 LUBANG PANJANG 5M+ KABEL / STOP KONTAK 1 rb+Stop Kontak Colokan 3 4 5 Lubang Panjang Kabel 1,5M 3M 5M Kuningan 2%SurabayaSie Ibin 3 rb+
Terangkan mengenai stopkontak!JawabStopkontak adalah bagian terminal akhir dari instalasi listrik rumah yang terpasang permanen sebagai penghubung yang menyalurkan energi listrik ke peralatan listrik beban.Perpanjangan stopkontak bisa disebut extension outlet yang dapat berupa kabel rol atau bentuk lainnya. Stopkontak mempunyai kapasitas arus maksimum antara 10–16A setara dengan – VA untuk listrik 220V. Berdasarkan tempat pemasangannya, ada dua tipe stopkontak yaitu stop kontak in-bow yang ditanam permanen dalam tembok atau dinding dan stopkontak out-bow yang dipasang pada permukaan tembok atau dinding, tetapi adakalanya bersifat portable. Dalam instalasi listrik rumah, jumlah stopkontak terpasang minimal satu titik dalam satu ruangan. Steker yang ditancap harus sesuai dengan ukuran stopkontak dan tidak kendur saat ditancap dengan lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat terus OK! 😁
Stop kontak adalah bagian terminal akhir dari instalasi listrik rumah yang terpasang permanen sebagai penghubung yang menyalurkan energi listrik ke beban atau peralatan listrik. Disebut permanen karena letaknya yang terpasang di dinding. Perpanjangan stop kontak ini bisa disebut “extension outlet” yang bisa berupa kabel rol atau bentuk lainnya. Agar beban atau peralatan lsitrik dapat terhubung dengan stop kontak ini, maka diperlukan steker atau “colokan listrik” yang ditancapkan pada stop kontak. Tentunya steker ini juga memerlukan kabel lagi ya.. Stop kontak ini mempunyai kapasitas maksimum arus listrik antara 10A – 16A setara dengan 2200VA – 3300VA untuk listrik 220V. Tetapi maksimum pemakaian tentu dibatasi oleh besarnya daya listrik berlangganan dari PLN dan juga material dari stop kontak ini. Semakin baik kualitas materialnya tentu harganya semakin mahal. Stopkontak Untuk anda yang awam cara memasang, merangkai, merakit kabel listrik ke stopkontak/lubang colokan di rumah dan ingin belajar memasang sendiri di rumah tidak usah khawatir karena caranya sangat mudah sekali. Bahan-bahan Kabel NYM ukuran 2X1,5mm yang panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan. Stopkontak/lubang colokan, satu buah. Isolasi khusus untuk kabel listrik, satu buah. klem kabel satu bungkus. Peralatan Obeng plus Obeng minus Tang buaya/tang monyongyang dapat memotong kabel Tespen Pisau cutter Cara menyambung Matikan listrik di rumah dengan memindahkan posisi sakelar MCB dari ON 1 ke OFF 0. Kupaslah kulit kabel NYM yang berwarna putih lalu yang berwarna hitam sampai terlihat pembungkus kabel yang berwarna hitam dan biru. Kupaslah pembungkus kabel yang berwarna hitam dan biru sampai terlihat tembaganya kira-kira 2cm. sambungkan kabel biru dan kabel hitam ke masing-masing terminal dua macam cara memasang kabel ke terminal stopkontak yaitu sistem baud> kabel akan dikencangkan dengan memutar baud/sekrup ke arah kanan memakai jepit> kabel langsung masuk ke lubang terminal stopkontak dengan menekan tombol merah atau putih, kemudian setelah kabel masuk lepaskan tombolnya, maka dengan otomatis kabel yang telah masuk akan terkunci/terjepit dari dalam." Lakukan poin3 lalu sambungkan masing-masing ujung kabel yang telah terpasang pada poin4 dengan kabel positip dan negatip jalur utama instalasi listrik. jangan lupa untuk mengisolasi setiap sambungan kabel dan memasang klem kabel dengan jarak antar klem 50cm agar kabel menjadi kokoh dan rapi. "Pemasangan kabel untuk stopkontak boleh pake warna apa saja dan pemasangannya boleh dibolak balik. yang penting masing-masing kabelnya tersambung ke kabel positip dan negatip kabel utama instalasi listrik di rumah anda." "bila dianggap perlu, pasanglah kabel grounding pada stopkontak" Cara memasang kabel listrik untuk stopkontak 3tiga lubang Stop kontak yang mempunyai tiga lubang jarang sekali ditemukan di indonesia karena steker pasangannya yaitu steker berjari tiga jarang ada di pasaran Indonesia. tetapi ada beberapa produsen alat elektronik dari luar negri yang memproduksi steker berjari tiga sebagai penghubung listrik alat elektronik dan memasarkannya ke Indonesia. Stop kontak yang mempunyai 3tiga lubang colokan mempunyai fungsi yang sama dengan stop kontak yang hanya mempunyai dua lubang, persamaannya adalah keduanya terhubung dengan kabel positp, negatip, dan grounding/ perbedannya adalah Stop kontak dua lubang terdapat dua buah lubang yang terhubung dengan jalur listrik positip dan negatip, kabel grounding terhubung dengan dua plat kecil yang terletak pada sisi bagian luar badan stop kontak. Stop kontak tiga lubang Terdapat tiga buah lubang yang terdiri dari dua lubang yang terhubung dengan jalur kabel listrik positip dan negatip, sedangkan satu lubang yang lain terhubung ke jalur kabel grounding/arde. Cara memasang Sambungkan kabel positip dan negatip dari jalur instalasi listrik utama ke kedua terminal kabel stop kontak yang sejajar. sambungkan kabel grounding/arde ke terminal kabel yang terpisah sendiri.
Well…sampailah pada bagian ketiga atau terakhir dari tema kali ini, “Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah”. Untuk anda yang belum membaca bagian sebelumnya, silahkan baca di “Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah” untuk bagian pertama dan “Mengenal Peralatan Instalasi Listrik Rumah 2” untuk bagian kedua. 1. Stop Kontak “Outlet” atau “Receptacle” Stop Kontak tipe In-Bow yang terpasang di Instalasi Listrik Rumah Stop kontak adalah bagian terminal akhir dari instalasi listrik rumah yang terpasang permanen sebagai penghubung yang menyalurkan energi listrik ke beban atau peralatan listrik. Disebut permanen karena letaknya yang terpasang di dinding. Perpanjangan stop kontak ini bisa disebut “extension outlet” yang bisa berupa kabel rol atau bentuk lainnya baca juga “Hati-hati menggunakan kabel rol”. Agar beban atau peralatan lsitrik dapat terhubung dengan stop kontak ini, maka diperlukan steker atau “colokan listrik” yang ditancapkan pada stop kontak. Tentunya steker ini juga memerlukan kabel lagi ya.. Stop kontak ini mempunyai kapasitas maksimum arus listrik antara 10A – 16A setara dengan 2200VA – 3300VA untuk listrik 220V. Tetapi maksimum pemakaian tentu dibatasi oleh besarnya daya listrik berlangganan dari PLN dan juga material dari stop kontak ini. Semakin baik kualitas materialnya tentu harganya semakin mahal. Berdasarkan tempat pemasangannya, ada 2 tipe stop kontak Stop kontak in-bow yang ditanam permanen dalam tembok atau dinding Sakelar out-bow yang dipasang pada permukaan tembok atau dinding. Stop kontak out-bow ini kadangkal juga bisa bersifat portable. Dalam instalasi listrik rumah, jumlah stop kontak terpasang minimal satu titik dalam satu ruangan. Ini diperlukan untuk menghindari penggunaan stop kontak yang berlebihan beban dengan banyak steker yang ditancap. Steker yang ditancap harus sesuai dengan ukuran stop kontak dan tidak kendor saat ditancap dengan stop kontak. Banyak kasus yang terjadi dengan steker atau stop kontak meleleh karena kurang rapatnya posisi steker yang terpasang dengan stop kontak. 2. Pentanahan “Arde” atau “Grounding” Warna merah adalah terminal pentanahan di MCB Box Pentanahan atau lebih dikenal dengan “arde” sebetulnya adalah peralatan yang paling penting dalam suatu instalasi listrik dimanapun berada. Entah itu instalasi listrik besar, sedang atau kecil dengan berbagai variasi tegangan dari rendah, tinggi sampai extra tinggi, wajib dipasang instalasi grounding. Kami meletakkan bagian pentanahan di akhir bukan bermaksud menyepelekan hal ini. Justru kami ingin menegaskan bahwa bagian akhir inilah yang terpenting. Suatu proyek instalasi listrik bisa ditunda tahap power up –nya karena instalasi pentanahannya belum komplit terpasang. Status pentanahan ini bisa dikatakan “Major Outstanding” Mengapa demikian? Teman…tujuan penggunaan pentanahan adalah untuk memberikan perlindungan pada peralatan listrik agar terhindar dari kerusakan dan fungsi paling utama adalah memberikan perlindungan keselamatan bagi pengguna peralatan listrik, yaitu manusia itu sendiri. Cara kerja system pentanahan ini adalah bila terjadi arus listrik yang terlalu besar akibat adanya kebocoran, induksi tegangan listrik atau kegagalan isolasi pada suatu peralatan listrik atau instalasi listrik maka bagian pentanahan akan secepatnya menyalurkan ke bumi atau tanah, dan orang yang tidak sengaja memegang peralatan listrik yang bermasalah akan aman. Juga peralatan listrik akan terhindar dari kerusakan. Sudah menjadi hukum alam bahwa arus listrik akan selalu mencari tempat yang paling mudah untuk mengalir, oleh karena itu system pentanahan haruslah terhubung dengan baik dalam suatu instalasi listrik. Anda bisa baca artikel “Kesetrum Tersengat Listrik” sebagai bahan referensi lain untuk memahami pentingnya system pentanahan ini. Karena pentingnya bagian ini, maka bagian ini kami buatkan satu tema artikel tersendiri yang lebih detail mengenai system pentanahan ini. Silahkan baca di “Arde atau Grounding untuk Instalasi Listrik Rumah“. Concern ini disampaikan juga oleh salah seorang pembaca artikel-artikel kami, yaitu Mbah Osso, yang melihat bahwa system pentanahan yang penting ini sebenarnya masih kurang dipahami masyarakat banyak. Terima kasih atas feedbacknya untuk menjadikan website ini semakin bermanfaat bagi masyarakat. Kami menyadari bahwa sesungguhnya ilmu yang kami miliki tidaklah seberapa. Tapi kami merasa terpanggil untuk membagikan ilmu yang sedikit ini kepada masyarakat luas, khususnya yang masih awam mengenai listrik, agar lebih mengenal listrik antara manfaat dan bahayanya. Suatu penelitian di Amerika mengungkapkan, walaupun peristiwa insiden listrik tidaklah sering terjadi tetapi 1 dari 7 insiden yang berhubungan dengan listrik adalah fatal. Mengingat hal tersebut dan juga melihat bahwa listrik sudah menjadi kebutuhan vital sehari-hari di masyarakat, tetapi tingkat pemahaman masyarakat sendiri secara umum masih belum memadai, maka kami mencoba pemberikan sesuatu yang mudah-mudahan bermanfaat. Dibalik ilmu yang diberikan oleh Tuhan tentu mengandung pesan untuk disebarkan kepada orang lain agar memperoleh manfaat dalam menjaga keselamatannya. Oleh karena itu feedback dari pembaca akan kami terima dengan senang hati sebagai bagian dari pengembangan website ini dan juga ilmu pelistrikan kami.
perpanjangan stop kontak bisa disebut