Perlawananyang dilakukan oleh Kaum Padri cukup tangguh sehingga sangat menyulitkan Belanda untuk menundukkannya. Oleh sebab itu Belanda melalui residennya di Padang mengajak pemimpin Kaum Padri yang waktu itu telah dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol untuk berdamai dengan maklumat "Perjanjian Masang" pada tanggal 15 November 1825.[2] 21 Pengertian Perang Padri. Perang Padri adalah peperangan yang berlangsung di daerah Minangkabau (Sumatra Barat) dan sekitarnya terutama di kerajaan Pagaruyung dari tahun 1803 hingga 1838. Perang ini merupakan peperangan yang pada awalnya akibat pertentangan dalam masalah agama sebelum berubah menjadi peperangan melawan penjajahan. KaumAdat meminta bantuan Belanda, namun keberadaan Belanda memperkeruh keadaan sehingga Kaum Adat bersatu dengan Kaum Padri perang melawan Belanda pada tahun 1803 yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol yang memang dari awal sudah tidak menyukai Belanda. 3. Yang dimaksud dengan Hukum Tawan Karang yang ada di Bali adalah hukum adat yang mengatur. Laemlinyang kemudian gugur pada bulan desember sehingga pergerakan Belanda kembali terhenti. 2. Periode Kedua (1825-1830) Meletusnya Perang Jawa pada tahun 1825 membuat Belanda harus memikirkan ulang berlarut-larutnya perang Padri. Kolonel Stuers berhasil membuat kontak dengan kaum Padri yang dipimpin oleh Tuanku Keramat. tahunke 12 selepas kemerdekaan dengan berlakunya tragedi 1969. Menurut Abdul Hamid Othman et al. (2005:64), ketegangan antara kaum mula diluahkan dengan berani sehingga tercetusnya peristiwa 1969 ini disebabkan berakhirnya tempoh perjanjian yang telah dimeterai bersama British dalam perjanjian kemerdekaan. Abdul hamid (2005) turut menjelaskan Vay Tiền Nhanh Chỉ CαΊ§n Cmnd.

permusuhan yang melibatkan kaum padri dengan kaum adat disebabkan oleh